Buah dari Ketekunan

Dunia saat ini banyak menawarkan hal-hal yang serba instan, praktis dan cepat. Tapi untuk meraih keberhasilan dalam hidup, tidak ada yang instan, semuanya membutuhkan proses. Kita perlu memiliki ketekunan untuk melalui setiap proses itu, karena ketekunan dan kesabaran adalah cara terbaik untuk mendapatkan hasil yang sempurna. “Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu” – Ibrani 10:36

Apakah kamu sedang berpikir untuk berhenti berjuang? Apa yang perlu kita ingat tentang ketekunan, dan bagaimana cara memilikinya?

Tekun, Keberanian yang Tak Tergoyahkan

“Sebab itu kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang, dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil…” – Kolose 1:23a

Ketekunan adalah ketika kamu tetap bertahan, teguh, dan pantang menyerah dalam mencapai tujuan, terus mencoba dan tidak goyah oleh keadaan, sampai menemukan jalan keluar atau mengatasi tantangan. Mungkin kamu tak selamanya sukses atau selalu berhasil, ada masanya kamu gagal, baik secara fisik maupun spiritual. Namun, jangan menyerah, tetaplah berjuang meski untuk jangka waktu yang lama.

Dalam bertekun, kamu memerlukan Iman, keberanian, serta daya tahan. Ketika kamu merasa tidak sanggup melewatinya sendirian, jangan segan meminta dukungan doa atau bantuan dari saudara-saudari seiman atau orang yang dapat kamu percaya.

Tekun Membuat Kamu Kuat

“Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.” – Roma 5:3-4

Daya tahanmu akan terlatih ketika kamu mengalami masalah, tantangan, cobaan, kesulitan hidup, dan penderitaan. Saat ini terjadi, ada dua pilihan: Kamu tekun, atau kamu menyerah. Kalau kamu menyerah, kamu akan frustrasi, kecewa, terpuruk, bahkan kehilangan harapan dan Iman. Dengan kata lain, kamu menjadi bulan-bulanan keadaan karena memilih menyerah.

Maka dari itu, pilihlah untuk tetap tekun. Namun, jangan hanya karena mengharapkan buah atau hasilnya secara instan, yang terpenting di sini adalah kemauan kamu untuk menjalani semuanya dengan rela dan gigih. Karena dengan demikian maka kamu telah berada di jalur yang benar.

Tentu ada kalanya kamu perlu bijaksana dalam mengevaluasi, apakah kesulitan kamu disebabkan karena cara yang tidak tepat? Atau mungkin motivasi kamu salah, atau minat kamu tidak sejati. Barangkali Kamu mengerjakan terlalu banyak hal, atau perlu menyusun gol yang lebih realistis. Apa pun kendala Kamu saat ini, dengan ketekunan, kamu tidak menyerah hanya karena satu-dua halangan. Cepat atau lambat, dengan cara yang mungkin tak terpikirkan olehmu, buah-buah ketekunan itu akan menghasilkan daging yang manis.

Tekun, Kunci Keberhasilan

“Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.” – Yakobus 1:4

“Tak seorang pun bisa sukses tanpa usaha dan kerja keras. Mereka yang sukses sesungguhnya berutang kepada ketekunan mereka sendiri.” Mungkin kamu sudah sering mendengar hal ini. Orang yang tekun akan bertahan dalam situasi apa pun, meski ia jatuh-bangun. Seperti menanam bibit pohon, kita tidak mengharapkannya tumbuh besar dalam semalam, bukan? Kita merawatnya dengan saksama, memberinya pupuk, pengairan yang cukup, hingga bibit itu bertunas, tumbuh menjadi pohon, dan menghasilkan buah yang bisa kita nikmati.

Dalam pertandingan, para juara tidak menjadi juara karena mereka memenangkan perlombaan, tetapi karena sekian banyak jam, minggu, bulan, dan tahun yang mereka habiskan untuk berlatih. Maka bertahanlah sampai akhir, karena ketekunan akan menuai keberhasilan!

“Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.” – Galatia 6:9

Tekun Membawa Keselamatan

“Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.” – Matius 24:13

Kita juga membutuhkan ketekunan dalam menjalani kehidupan spiritual. Tuhan ingin Kamu dan saya bertahan. Iblis tidak akan tinggal diam dan akan melakukan apa saja agar kita menyerah dan kehilangan keselamatan di dalam Tuhan. Apa yang membuat Kamu ingin menyerah? Kesulitan dalam pekerjaan / bisnis? Pasangan hidup? Keuangan yang buruk? Cita-cita yang tampak mustahil? Pernikahan yang di ambang kehancuran? Depresi berkepanjangan? Masalah keluarga? Atau, pergumulan melawan dosa?

Teruslah bertekun menjaga fokus kamu kepada Tuhan, meskipun ada banyak pengorbanan yang harus kamu berikan. Teruslah mendekatkan diri kepada-Nya, semakin mengenal Tuhan, mengetahui kehendak-Nya, bersyukur akan semua anugerah-Nya dan ingatlah pada kebahagiaan yang akan kamu dapatkan di dalam kasih-Nya. Renungkanlah Firman-Nya, kamu bisa mendengarkan khotbah dan Alkitab Suara melalui aplikasi Revivo setiap hari.

“Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.” – Matius 25:21

Mari kita terus tekun melatih diri kita untuk tetap tekun dalam seluruh tanggung jawab kita dan nikmati setiap proses yang Tuhan izinkan dalam hidup kamu. Mari kita terus bertekun!

Tags:
0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Revivo. All Rights Reserved

Log in with your credentials

Forgot your details?