Masih Ragu, Apakah Dia Dari Tuhan?

Bagi sebagian orang memilih pasangan hidup merupakan hal yang mudah, namun bagi sebagian orang lainnya merasa kesulitan untuk menemukan pasangan hidupnya, bahkan ada juga yang mungkin masih bingung atau ragu terhadap pasangannya dan mulai berpikir “Apakah Dia Dari Tuhan”?

Jika memiliki keraguan terhadap pasanganmu, itu pertanda kamu perlu merenungkan beberapa hal ini sebelum melanjutkan hubungan kalian ketahap yang lebih serius yaitu pernikahan. Yuk simak 4 poin ini :

1. Apakah didalam hubungan kamu dan dia selalu mengandalkan TUHAN?

Dalam Suatu hubungan, pasti memiliki pertimbangan dalam memutuskan segala sesuatu. Namun apakah kamu selalu mengandalkan Tuhan di saat mengambil keputusan tersebut? Apakah kamu sudah mendoakan keputusanmu itu?

Kamu boleh saja memiliki banyak perencanaan untuk membangun hubunganmu dengan pasanganmu tetapi kamu perlu ingat apa yang manusia boleh membuat rencana tetapi tetap Tuhanlah yang menentukan jalan hidup kita, karena Tuhan lebih mengenal kita dan Ia lebih mengetahui rencana lain yang terbaik untuk kita. Sesuai dengan FirmanNya melalui Kitab Amsal 16:21 Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan Tuhanlah yang terlaksana, dan Kitab Yesaya 55:8 yang berisi “Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN”.

Jadi janganlah kamu hanya mengandalkan rencanamu saja, tetapi kamu juga perlu berdoa dan meminta bimbingan dari Tuhan atas rencana dan keputusan yang akan kamu ambil. Apakah rencana dan keputusan yang kamu pilih sudah sesuai dengan kehendakNya Tuhan? Dengan terus mengandalkan Tuhan, hubungan kalian bisa memberikan dampak positif dan menjadi berkat untuk diri sendiri dan orang lain.

2. Apakah visi dan misi kalian sejalan?

Kenapa sih dalam suatu hubungan perlu memiliki visi dan misi yang sejalan? Karena pada dasarnya suatu hubungan dibangun oleh dua orang yang memiliki karakter dan sifat yang berbeda sehingga dibutuhkan visi dan misi yang sama untuk menyatukan kedua kepribadian yang berbeda. Dengan memiliki visi dan misi yang sama akan menjadikan hubungan tersebut memiliki arah tujuan yang positif untuk kedepannya.

Jika visi dan misi kamu berbeda dengan pasangan kamu cepat atau lambat dapat menimbulkan berbagai persoalan yang berakibat tidak baik untuk hubungan kalian jangka panjang, untuk mengetahui visi dan misi yang sama diperlukan masa pendekatan dan juga tidak luput dari bimbingan Tuhan. Jadi, jangan lupa untuk selalu berdoa dan bertanya kepada Tuhan apakah visi dan misi kamu dan pasangan kamu sejalan sesuai dengan kehendakNya?

3. Apakah kalian sudah menjadi sepadan untuk pasangan kalian?

Dalam Firman Tuhan kita diajarkan untuk mencari pasangan yang “seiman” dan “sepadan” seperti dalam Kitab Kejadian 2:18 dan Kitab 2 Korintus 6:14. Memilih pasangan yang “seiman” bukan hanya dilihat dari agama atau ruang lingkup gerejanya saja melainkan kita perlu melihat apakah dia sudah memiliki hati untuk bersungguh-sungguh mengasihi Tuhan, taat pada perintahNya, dan siap melaksanakan FirmanNya.

Sedangkan kata “sepadan” dapat diartikan dengan seimbang atau bisa dibilang hubungan yang sepadan merupakan hubungan antara dua orang yang saling melengkapi satu sama lain, untuk mengetahui apakah pasangan kita sepadan bisa dilihat melalui beberapa aspek diantaranya latar belakang, status sosial, pendidikan, dan hal lainnya. Dengan memiliki pasangan yang seiman dan sepadan dapat membuat hubungan kalian menjadi lebih mudah untuk melewati berbagai masalah yang akan terjadi dimasa yang akan datang, seperti perbedaan cara berpikir dan perbedaan lainnya yang terlihat simple namun dapat menghancurkan sewaktu-waktu.

Kamu perlu mengenal kembali, apakah kamu sudah menjadi orang yang sepadan untuk pasangan mu?

4. Menerapkan buah-buah Roh didalam hubungan kalian

Kenapa sih dalam suatu hubungan memerlukan buah-buah Roh? Jawabannya karena buah-buah Roh berasal dari Tuhan yang membuat kita merasakan damai sejahtera. Sesuai dengan FirmanNya yang ada pada Kitab Galatia 5:22 yang berisi “Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,” dengan buah-buah Roh tersebut akan menciptakan kebahagian satu sama lain serta membawa hubungan tersebut kearah yang lebih baik.

Dalam Roma 8:16-17 mengingatkan kita bahwa, disaat kita hidup didalam buah-buah Roh dapat menjadikan kita diakui sebagai anak Allah dan ahli waris Allah yang berhak menerima janji-janji Allah. Oleh karena itu, mulailah menerapkan buah-buah Roh dalam hidup kita supaya kita bisa terus bertumbuh dalam sifat dan karakter yang kudus sesuai dengan kehendak Allah.

 

Jadi kalau kamu masih ragu atau bertanya-tanya, “Apakah Dia Dari Tuhan?“ Coba kamu renungkan kembali 4 poin diatas sudah sesuai belum dengan pasangan kamu, dan akan lebih baik jika kamu merenungkannya sambil mendengarkan pengajaran Firman Tuhan yang dibagikan oleh Raditya Oloan yang berjudul “Apakah Dia Dari Tuhan” hanya di Aplikasi REVIVO, agar kamu lebih mendalami Firman Tuhan dan menemukan solusi atas keraguan dihati kamu.

Tags:
0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Revivo. All Rights Reserved

Log in with your credentials

Forgot your details?